Minggu, 08 Februari 2015

PERINGATAN HUT PERGURUAN TRIJAYA KE 49



Bertempat di Sasana Among Raga (Samora) Padepakan Wulan Tumanggal, resepsi peringatan Ulang Tahun Perguruan Trijaya ke 49 berlangsung sangat meriah dengan dibuka tampilan tari gambyong. 

Resepsi yang dilaksanakan pada Sabtu Pahing malam Minggu Pon 7 Februari 2015 ini merupakan kegiatan lanjutan dimana pada tanggal 2 Februari 2015 yang merupakan hari jadi Pergurun Trijaya, telah dilaksanakan ritual Caosan secara serentak baik di pusat (Padepokan Argasonya-Kota Tegal) maupun di daerah-daerah (Brebes, Pemalang, Jakarta, Riau, Purwodadi, Yogyakarta, dan Semarang). 

Hadir pada acara resepsi ini, Bupati Tegal yang diwakili oleh Asisten I Pemkab Tegal Drs Hasan Munawar MM, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Tegal Dra. Suspriyanti, MM, Kapolres Kabupaten Tegal AKBP Tommy Wibisono, Komandan Kodim 0712/Tegal yang diwakili oleh Kasdim Mayor Inf. Yuli Setiyono, S.Pd., Muspika Kecamatan Bojong, Kepala Desa dan tokoh masyarakat desa Dukuhtengah. 

Dalam sambutannya, Pembina Perguruan Trijaya Romo Panji KRA Suryaningrat II menyampaikan bahwa seni beladiri Perguruan Trijaya merupakan seni beladiri bukan untuk ajang gagah-gagahan dan mencari musuh maupun lawan tapi merupakan seni beladiri untuk membela diri dari orang/energi jahat dan disamping itu bertujuan untuk mencari kawan dan persahabatan. Hal ini sesuai dengan slogan Perguruan Trijaya yaitu Hindari Kemenangan Capailah Keselamatan. Uraian tersebut merupakan penjelasan beliau tentang makna Tari Kalang yang merupakan karya RG. KPA. Giripati Suryanigrat dimana telah dipertunjukkan di awal acara.

Sebagai bentuk kepedulian dan pengabdian terhadap masyarakat, pada acara resepsi ini Perguruan Trijaya memberikan sumbangan kepada kepala desa Dukuhtengah dalam hal perbaikan balai desa untuk merenovasi lantai yang ada di balai desa tersebut. Sumbangan juga diberikan kepada kantor kecamatan Bojong dan Kodim 0712/Tegal berupa stand speaker yang sekiranya bisa membantu sebagai pengeras suara pada setiap acara yang diadakan oleh kedua instansi tersebut. 




 



 









 

 










 


Minggu, 01 Februari 2015

PESAN PEMBINA PERGURUAN TRIJAYA ROMO PANJI SURYANINGRAT II



PESAN PEMBINA PERGURUAN TRIJAYA ROMO PANJI SURYANINGRAT II
PADA HARI ULANG TAHUN KE 49
PERGURUAN TRIJAYA
PADEPOKAN ARGASONYA  - PUSAT TEGAL


Salam Bahagia, Salam Trijaya, Rahayu...

Pengurus Pusat , Pengurus Daerah dan Seluruh Putera Tegal beserta keluarga dimanapun beradayang Saya Cintai dan Banggakan..

Jam demi jam..hari demi hari..minggu demi minggu..bulan demi bulan..tahun berganti tahun, waktu  senantiasa terus berjalan tanpa kita bisa mencegahnya,mendorongnya ataupun mengaturnya. Manusia atau kita hanya bisa mengisi dengan apapun kegiatan kita, baik yang sesuai dengan tata cara, aturan dan Ajaran serta segala ketentuan dalam kehidupan maupun yang tidak sesuai atau melanggar itu semua. Saya sedang tidak membahas bagaimana kita mengisi waktu baik yang sesuai maupun yang tidak sesuai.

Saya ingin menyampaikan beberapa pesan berkaitan dengan Ulang Tahun Ke - 49 Perguruan Trijaya Padepokan Argasonya Pusat Tegal. Usia 49 merupakan usia dewasa dan matang, seperti Perguruan Trijaya  yang memang sudah sepantasnya dewasa,matang dan bertanggung jawab pada pelaksanaan Ajaran (PD) sesuai apa yang telah diajarkan selama ini oleh RG.KPA. EK Giripati Suryaningrat dengan segala kesulitan, tantangan, hambatan serta kebahagiaan, kesedihan, kesetiaan/loyalitas, perlawanan  dan  dukungan dari para Putera Tegal semua. Kedewasaan Perguruan tidak bisa terwujud dan kelihatan selain dengan tingkah laku,   kiprah maupun tindakan nyata para Putera Tegal sebagai Putera dari Perguruan Trijaya dalam kehidupan  pribadi, keluarga dan sebagai anggota masyarakat.Nama maupun kehormatan Perguruan Trijaya sebagai Organisasi yang menyebarkan Ajaran PD  sebagai Ajaran spiritual asli Nusantara berada diatas pundak Putera Tegal. Hal ini merupakan perwujudan/ pengejawantahan dari Manusia Indonesia  yang diharapkan dapat membawa Ajaran ini dalam kehidupan yang dilandasi dengan tanggung jawab dan budi pekerti luhur  untuk membawa kebahagiaan, kesejahteraan lahir batin bagi diri pribadi, keluarga, masyarakat maupun bangsa Indonesia secara keseluruhan. Apa yang kita kerjakan sebagai Putera Tegal bukan suatu yang besar namun sangat berarti bagi ketentraman dan keselarasan hidup. Harmoni kehidupan yang diciptakan dalam pelaksanaan Ajaran dan kehidupan nyata di dalam masyarakat inilah yang akan menjadi bukti kebenaran Ajaranyang kita anut.

Sudah448 hari RG KPA EK Giripati Suryaningrat  sebagai Pembawa Ajaran  dan Pembina Perguruan Trijaya meninggalkan kita "kondur wonten Ngarsanipun Gusti Ingkang Maha Agung", begitu banyak Ajaranyang telah diberikan beliau kepada kita sehingga kita berkewajiban untuk tetap setia, patuh dan bertanggung jawab dalam melaksanakan Ajaran, inilah Inti dari Motto Perguruan Trijaya "HIDUP ADALAH PENGABDIAN" . Mengapa Saya kembali menegaskan hal ini..? Momentum Ulang Tahun merupakan waktu paling tepat bagi kita  untuk menegaskan kembali sikap atas keyakinan, kecintaan maupun kepercayaan kepada Ajaranyang selama ini kita laksanakan dalam kehidupan sehari hari dalam Penyembahan kepada Tuhan Yang Maha Esa sekaligus sebagai Pedoman Hidup dan Kehidupan seperti yang selalu disampaikan oleh RG KPA EK Giripati Suryaningrat.

Memperingati dan merayakan Ulang Tahun Perguruan merupakan bukti  kepatuhan dan kecintaan kita kepada Perguruan yang lahir sebagai tempat kita belajar. Kelahiran Perguruan Trijaya tidak melalui jalan yang mudah, melainkan melewati rentang waktu yang sangat panjang dan dilalui dengan perjuangan, usaha serta pengorbanan yang tidak sedikit Seperti telah Putera ketahui dalam Pelajaranyang diberikan selama ini. Banyak bukti dan kejadian yang membuktikan bahwa Trijaya "bukan" mainan anak anak, sehingga sangat disayangkan apabila Putera tidak mendapatkan hak ataupun semua yang seharusnya dapat diperoleh  bila Putera benar benar melaksanakan Ajaran. Seperti sering Saya sampaikan, telah banyak investasi baik waktu, tenaga, uang dan semua kepentingan pribadi yang ditinggalkan demi untuk mengikuti kegiatan Perguruan, maka sudah sepantasnya bila apa yang telah Putera miliki dijaga dan dilaksanakan dengan sebaik baiknya, Saya Percaya Gusti Ingkang Maha Agung akan memberikan sesuai permohonan dan harapan Putera semua.. Gusti Nyembadani.

Putera Tegal  dan Keluarga yang Saya cintai dan banggakan,
49 tahun sudah Perguruan Trijaya berdiri, begitu banyak kejadian yang kita alami terkait dengan  kepatuhan, kesetiaan, kebahagiaan, kebersamaan maupun perlawanan, ketidakpatuhan, kebencian, kekecewaan, kesedihan  ataupun hal hal lain baik yang  positif maupun negatif. Terlepas dari itu semua, hari ini kita masih bersama, khususnya bagi Putera dan keluarga yang masih memiliki kecintaan, kerelaan, kepatuhan,  kebanggaan serta keyakinan akan kebenaran Ajaran PD. Saya sebagai Pembina Perguruan yakin dan optimis dengan kekuatan para Putera Tegal yang telah teruji baik kemampuan, kesetiaan, kerelaan, kepatuhan menghadapi segala tantangan dan hambatan kita dapat melaksanakan Ajaran secara baik, murni dan konsekuen serta memberikan karya dalam kehidupan kita sehari hari.

Untuk menghadapi peluang dan kesempatan serta sesuatu yang tidak kita harapkan di hari hari mendatang, seperti tahun sebelumnya tahun 2015 ini akan diberi tetenger (nama) sebagai cara untuk Putera mengingat apa yang harus dan perlu dilakukan pada tahun ini.

Nama Tahun 2015 ini adalah "Tahun SEMBADA"
SEMBADA dalam pengertian bebas memiliki banyak sekali pengertian antara lain :
Bertanggung jawab, Gigih, Pantas, Ksatriya, Jujur atau berani mengatakan apa adanya (tanpa maksud untuk jumawa dan tinggi hati), Melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai perintah dan lain sebagainya yang memiliki konotasi positif lainnya. Bila ingin disederhanakan..pengertian SEMBADA menjadi “Satunya kata dan perbuatan” yang dilandasi dengan kesadaran menjaga harmoni dan dinamika antara Ajaran dan bukti langsung serta nyata dalam pelaksanaan Ajaran itu sendiri.

Dengan dasar Tahun Sembada inilah Saya percaya Putera Tegal dan keluarga dapat membuktikan sekaligus merasakan indahnya pelaksanaan Hidup dan Kehidupan sesuai harapan Beliau RG KPA EK Giripati Suryaningrat..betapa berbahagianya Beliau manakala itu terjadi. Saya menyadari saat ini ada beberapa Putera (justru) Senior atau memiliki tingkatan ‘cukup’ yang kurang percaya maupun kecewa dengan keberadaan Saya (khususnya) atau lebih spesifik meragukan kemampuan Saya..apakah itu menjadi kendala..? jawabannya Tidak..!

Justru Saya lebih percaya dengan apa yang Saya lihat malam ini..Putera dan keluarga tekun melaksanakan Caosan sebagai bentuk tertinggi dalam memohon kepada Tuhan YME untuk kelangsungan Perguruan Trijaya di masa yang akan datang.
Sebagai tindak lanjut dari pencanangan Tahun Sembada saat ini, Saya berikan informasi sebagai arahan kegiatan yang akan kita laksanakan pada tahun ini. Beberapa kegiatan yang penting dan sedikit mengalami perubahan tanpa merubah subtansi antara lain :
1.   Pelaksanaan arkatan dilaksanakan pada malam Minggu Kliwon dengan ketentuan untuk arkatan pertama kalinya di tahun 2015 Pengurus Pusat menjadi penanggung jawab kegiatan;
2.  Penyelenggaraan upacara wajib akan disesuaikan berdasarkan tersedianya waktu dan kesiapan pelaksana serta dengan mempertimbangkan kegiatan lain yg lebih prioritas;
3.    Penerimaan KPT bagi Putera yang belum memiliki akan didahulukan sebelum pengajuan arkat lanjutan;
4.    Penyelenggaraan Pendidikan Penguatan bagi para PPM sebagai landasan bagi Putera yang bersangkutan untuk dapat membantu tugas Pelatih di daerah masing masing;
5.       Perubahan susunan Pengurus Pusat sesuai kondisi terakhir;
6.      Persiapan persiapan yang perlu dilakukan dengan melibatkan seluruh Putera dan keluarga dalam rangka perayaan Ulang Tahun Emas (ke 50) Perguruan Trijaya pada tahun 2016.

Tahun Sembada ini sesuai ungkapan diatas, mengandung makna bahwa Putera diharapkan melakukan segala aktifitas dalam kehidupan sehari hari dengan berlandaskan sikap dan perbuatan yang menunjukan ke ‘sembada’ an dari Putera, sehingga harapan bahwa Perguruan Trijaya memiliki Putera Tegal yang sesuai dan ber ‘Jiwa Nusantara’ dapat dipertanggung jawabkan.

Dengan demikian maka apa yang menjadi cita cita para Leluhur dan RG KPA EK Giripati Suryaningrat dan tentunya kita sendiri sebagai Putera Tegal yang Yakin dan Setia pada Ajaran PD akan bisa dibuktikan.

Demikianlah sedikit pesan Saya dalam rangka Ulang Tahun ke 49 Perguruan Trijaya yang kita cintai. Saya yakin dan percaya bahwa keberadaan Putera Tegal dan keluarga yang memiliki keyakinan, keteguhan, kesetiaan dan dukungan kepada Perguruan akan dapat membawa Perguruan Trijaya tetap lestari, kuat dan jaya di bumi Nusantara untuk waktu yang lama..Gusti Nyembadani. Disamping itu Saya menyampaikan apresiasi/penghargaan setinggi tingginya khususnya bagi para Putera dan keluarga yang melaksanakan kegiatan Caosan pada malam hari ini. Bukti ini merupakan sebuah fakta bahwa keberadaan Putera sebagai marwah Perguruan adalah modal utama untuk kita maju dalam kehidupan yang harmoni dalam keberagaman, kerukunan dan kebahagiaan dalam dekapan Katresnan serta ayunan Kanugerahan Gusti Ingkang Maha Agung.

Terakhir.. Saya mengajak Putera Tegal dan keluarga serta siapapun yang mencintai spiritual Nusantara untuk hadir dalam Resepsi Ulang Tahun Perguruan Trijaya sebagai langkah nyata menyelesaikan kegiatan ini secara lengkap.

DIRGAHAYU PERGURUAN TRIJAYA Padepokan Argasonya Pusat Tegal...!!
JAYA dan TETAP LESTARI di BUMI NUSANTARA, Panjang Umur serta selalu dalam Lindungan Gusti Ingkang Maha Agung... Gusti Nyembadani.

Rahayu...

Argasonya,
Senin Pahing 2 Februari 2015

Pembina,
Romo Panji KRA Suryaningrat II