Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2020

Kunjungan tokoh lintas agama di Padepokan Wulan Tumanggal, kuatkan toleransi di Jawa Tengah.

Gambar
Sabtu Pon (14/11), Beberapa tokoh lintas agama dan kepercayaan yang tergabung dalam Gerakan Kebangsaan Watugong atau disingkat sebagai Gerbang Watugong melakukan Silaturahmi Kebangsaan di Padepokan Wulan Tumanggal, Desa Dukuhtengah Kec. Bojong, Kab. Tegal. Rombongan yang dipimpin Ketua FKUB Jawa Tengah KH. Taslim Syahlan ini diterima langsung oleh Pembina Perguruan Trijaya, Romo Guru KP Suryaningrat II. Dalam kesempatan ini, KH. Taslim Syahlan juga berkesempatan menyerahkan Piagam Watugong kepada Pembina Perguruan Trijaya dan disaksikan seluruh rombongan.  "Ini menjadi salah satu agenda kami yaitu penyerahan Piagam Watugong kepada para tokoh pimpinan organisasi, termasuk Perguruan Trijaya yang merupakan salah satu organisasi Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa tingkat pusat yang berpusat di Tegal", jelas KH. Taslim Syahlan. Ketua FKUB Jawa Tengah tersebut juga menambahkan bahwa Piagam Watugong yang berisi 3 (tiga) kesepakatan tentang penguatan ideologi dan k

"Sendiko Nglampahi", Janji dalam Puputan Abdi Dalem dan Sentono Dalem

Gambar
Minggu Pon (8/11), Perguruan Trijaya melaksanakan upacara adat dan tradisi ritual Puputan Abdi Dalem dan Sentono Dalem. Puputan ini diikuti 77 Putera Perguruan Trijaya yang telah menjadi Abdi Dalem dan Sentono Dalem Karaton Surakarta Hadiningrat dan dipuput langsung oleh Pembina Perguruan Trijaya, Romo Guru Kanjeng Pangeran Suryaningrat II. Puputan ini mengisi acara dalam salah satu kegiatan besar rutin tahunan yaitu, Pengetan Jumenengan Romo Guru KP Suryaningrat II, Pembina Perguruan Trijaya. Ritual ini dilakukan pada malam Senin Wage (9/11) di Sasana Astanalaya Kasidanjati, Padepokan Wulan Tumanggal.  Dalam acara Puputan ini dilaksanakan pengucapan Kaprasetyan (janji setia) oleh semua abdi dalem dan sentono dalem, yaitu setia terhadap Pancasila dan NKRI, setia terhadap ajaran dan setia terhadap nilai-nilai kebaikan secara patrap .  Dalam prosesi ini, setiap Putera secara bergantian maju dihadapan Romo Guru dan mengucapkan nama beserta gelar kepangkatan abdi dalem dan sentono dalem d