Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2015

BATIN MENANGIS SAAT MELIHAT LAYONNYA DIRUKTI TIDAK SESUAI KEYAKINAN

Sangat disayangkan jika seseorang yang sudah memilih menjadi Putera Penghayat Murni (PPM) dan sudah dikukuhkan oleh RGKPA, yang dalam semasa hidupnya telah menjalani kehidupan supiritualnya sebagai Penghayat Murni tetapi pada saat berpulang menghadap sang pencipta tidak dirukti secara PPM. Sungguh  bersedihnya beliau yang sudah kondur melihat layonnya tidak dirukti sesuai keyakinan yang dijalani selama hidup sampai akhir hidupnya. Demikian disampaikan RG. KRA Suryaningrat II, Pembina Perguruan Trijaya dalam acara Caosan Peringatan 40 hari PW. Ang. Sugiyono.
Dalam tata cara Pengrukti Layon yaitu tata cara pemakaman jenasah, bagi seorang penghayat murni sebagai penganut kepercayaan murni ajaran leluhur mempunyai tata cara sendiri. Tata cara pemakaman  berbeda dengan pemeluk agama lain, diantaranya yang utama adalah dalam pemakaian busana untuk layon yaitu berbusana adat jawa. Untuk laki-laki berbusana beskap lengkap dan perempuan mengenakan kebaya.  
Peringatan 40 hari Pt. Sugiyono ini…

SASANA KASIDAN JATI PUN MENJADI SEBUAH PANGGUNG SENI BUDAYA NAN SPEKTAKULER

Gambar
Sasana Kasidan Jati, yang merupakan area pemakaman di Padepokan Wulan Tumanggal, disulap menjadi sebuah panggung seni budaya yang spektakuler. Perpaduan cahaya obor, senthir, dan modern lighting menciptakan berbagai warna indah melengkapi temaramnya kesegaran alam kaki lereng gunung Slamet. 
Sebuah alunan musik keroncong mengiringi detik detik menjelang acara malam itu dimulai. Tepat pukul 8.45 malam Minggu Pon (15/11) acara ini dibuka dengan menyanyikan lagu Bagimu Negeri dan Mars AAN (Anak Alam Nusantara) dan dilanjutkan dengan doa. Rangkaian acara yang dibalut dalam berbagai tampilan seni budaya ini dipertunjukkan dalam acara Peringatan 2 tahun RG. KPA. EK. Giripati Suryaningrat (RGKPA) Kondur Wonten Ngarsa Gusti Ingkang Maha Agung.


Satu persatu beberapa puisi karya Beliau dikumandangkan, memecah sunyi dan menyentuh kalbu. Puisi puisi tersebut diantaranya berjudul Persembahan buat Semua Putera Tegal, Aku ingin bersamamu, dan Balada Nusantara, yang masing - masing dibawakan oleh P…