Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Macapat tak sekedar sebagai Pitutur Luhur, wujudkan dalam Perilaku Luhur

Gambar
Setiap tembang macapat mempunyai makna dan tuntunan hidup yang sangat bermanfaat, untuk itu kita harus mampu mewujudkan pitutur luhur tersebut menjadi perilaku luhur. Hal tersebut disampaikan oleh Pembina Perguruan Trijaya, Romo Guru KRA Suryaningrat II dalam acara kidungan macapat, dalam rangka Pengetan Romo Guru KPA. EK Giripati Suryaningrat (RGKPA), Kondur Ing Ngarsa Gusti Ingkang Maha Agung, Jumat malam (10/11) di Astanalaya Kasidan Jati, Padepokan Wulan Tumanggal. Kidungan tersebut selain diikuti para Putera Perguruan Trijaya, juga dihadiri runnerup Sinden Idol 2016 dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Maya Yuanita. Hadir pula sebagai tamu undangan Kasubbag Pendidikan, Kebudayaan dan Perpustakaan, Biro Kesra Setda Provinsi Jawa Tengah, Eny Haryanti, S.Pd M.Pd, yang juga ikut mengisi acara dengan menampilkan sebuah tari persembahan yang diiringi sekar macapat dandanggula oleh Ita, panggilan baru dari Romo Guru untuk sinden yang berasal dari kota Kudus tersebut. Kidu