Sabtu, 20 Mei 2017

GUNUNGAN HASIL BUMI DARI PADEPOKAN WULAN TUMANGGAL LENGKAPI KIRAB HARI JADI KABUPATEN TEGAL

Melengkapi rangkaian kegiatan dalam rangka peringatan hari jadi Kabupaten Tegal yang ke 416, dengan mengusung tema "Mbangun Berkah Gawe Bungah", Pemkab Tegal menggelar Kirab Pataka yang dilaksanakan pada kamis pon (18/5).

Kirab ini terasa lengkap dengan adanya gunungan hasil bumi dari Perguruan Trijaya dan dikawal oleh puluhan Putera Trijaya yang sebagian besar merupakan para cantrik di Padepokan Wulan Tumanggal, salah satu padepokan Perguruan Trijaya yang berada di kaki gunung Slamet tepatnya di desa Dukuhtengah, kecamatan Bojong. Rombongan dipimpin langsung Ketua Umum DPP Perguruan Trijaya, PW. Ang. KRT. K Teja Sulaksana.

Kirab diberangkatkan langsung oleh Bupati Tegal Ki Enthus Susmono dengan mengambil start di rumdin bupati dan finish di gedung DPRD kabupaten Tegal.

Marching band Satpol PP menjadi barisan paling depan kirab tersebut. Dibelakangnya diisi oleh Paskibra, pembawa pataka, kereta Bupati, gamelan, Gunungan Hasil Bumi, ibu-ibu camat se kabupaten Tegal, barongsay, pegawai Pemkab berbusana adat jawa, para Camat se kabupaten Tegal, marching band, dan ditutup oleh unsur komponen masyarakat se kabupaten Tegal.

Di alun-alun kota Slawi, iring - iringan kirab disambut dengan Tari Endel massal. Tarian khas dari kabupaten Tegal ini ditampilkan meriah oleh ribuan siswi SD se Kabupaten Tegal.

Kirab ini merupakan tradisi turun temurun, dan akan dilaksanakan setiap tahun sebagai upaya melestarikan budaya asli nusantara, jelas Ki Enthus Susmono.

Kirab ditutup dengan penyerahan pataka dan dilanjutkan dengan rapat paripurna istimewa di gedung DPRD.

 









Tidak ada komentar:

Posting Komentar