Pererat persaudaraan, Perguruan Trijaya kunjungi Ponpes Roudhotus Sholihin Demak

Kamis Legi 20 Februari 2020, Perguruan Trijaya mengunjungi Pondok Pesantren Roudhotus Sholihin yang berlokasi di Desa Loireng, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak. Rombongan yang berjumlah 13 orang tersebut terdiri atas Pengurus dan Putera Daerah Semarang serta didampingi Pengurus Pusat Perguruan Trijaya.

Kunjungan ini merupakan bentuk silaturahmi dimana akhir bulan lalu, tepatnya pada hari Kamis malam (30/1) rombongan Ponpes yang terdiri dari anak-anak dan para Guru SMP IT Roudhotus Sholihin melaksanakan kunjungan di Padepokan Wulan Tumanggal dalam rangka tour Studi Lintas Agama yang dilaksanakan rutin setiap tahunnya.

"Kami berkunjung disini untuk mempererat tali persaudaraan, dimana sebagai Organisasi Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa, baru pertama kali padepokan kami dikunjungi satu rombongan bis besar dari Pondok Pesantren dan sekaligus mengikuti ritual rutin Supit malam Jumat Legi" tutur Trubus E.S selaku juru bicara sekaligus Pengurus Pusat Perguruan Trijaya .

Kehadiran rombongan dari Perguruan Trijaya ini disambut hangat oleh Pengasuh Ponpes KH. Abdul Qodir. "Terimakasih atas kerawuhan saudara-saudara kami dari Perguruan Trijaya, dan rawuhnya bapak ibu telah membawa berkah secara langsung yaitu menyingkirkan mendung tebal dan nyalanya listrik yang sebelumnya padam" terang Kyai Qodir yang selalu cair dan disambut gelak tawa bersama.

"Monggo kapan waktu bisa rawuh kembali, disini kami terbuka 24 jam dan tak lupa kami nitip salam hormat kepada Romo Guru sebagai Pembina Perguruan Trijaya yang telah menerima kami dengan sangat baik" lanjut Kyai Qodir.

Setelah ramah tamah dan makan siang di kediaman Kyai Qodir, acara pun bergeser ke Mushola. Disini digelar sarasehan singkat bersama para santri Ponpes. Sarasehan dibuka Kyai Qodir dan mempersilakan dari Perguruan Trijaya untuk memberikan kuliah kepada para santri tentang Penghayat Kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa.

Penjelasan tentang Penghayat Kepercayaan dan Perguruan Trijaya dipaparkan secara jelas oleh Sutrimo Puspoyudo selaku Kabid PPM (Paguyuban Penghayat Murni) Pengurus Pusat Perguruan Trijaya. Para santri pun menyambut baik sarasehan ini dengan peran aktif mereka untuk bertanya saat sessi diskusi dibuka oleh Kyai Qodir.

Diakhir sarasehan sekaligus sebagai penghujung kunjungan ini, Perguruan Trijaya menyerahkan cinderamata berupa pigura foto kegiatan saat rombongan Ponpes berkunjung di Padepokan Wulan Tumanggal, yang diserahkan oleh Trubus ES kepada Kyai Qodir.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Perguruan Trijaya berbagi APD untuk masyarakat Dukuhtengah

Fasilitasi Forum Organisasi Penghayat Kepercayaan Terhadap Tuhan Yang Maha Esa